Sabtu, 28 September 2013

INVITATION



We cordially invite you to attened

[non]-EXPRESSION 2013
Visual Art Exhibition

19-24 October 2013

OPENING
Saturday, 19 October 2013 | 7 PM
Taman Budaya Jawa Tengah (TBS)
Jalan Ir. Sutami 57 Kentingan
Surakarta – Indonesia

Officiated by
Syakieb Sungkar

Wayang Suket performance by
Slamet Gundono
Music performance by
Kentroeng Rock n Roll YE Marstyanto
  
ARTIS
Adam Wahida |  Aditya Hadi Prayitno | Agung Muliana | Agus Susanto | Agus Suwage | Agussis  | Ahmad Syafii Harahap | Ahmad Dardiri | Aka W Hidayat | Alexander Nawagseto | Amalia Permahani | Anang Sya’roni | Andrik Purwasito | Arfial Arsyad Hakim | AT.Sitompul | Ayu Desianti | Bahaudin Aka “Udien” | Bambang Wijanarko | Bella Destia Lisnasari | Bhisonica | Burhanudin Afiko | Choiri | Deni Rahman | Diah Yulianti | Didik SM  | Emmanuel Putro P  | Edi Sunaryo | Eldo Selva Octavianto | Erwin Tri Herdarto  | Fadil Aziz Al-Ghofar | Fandhy Rais | Fajar Sutardi | Galih Reza PS | GM.Sudarta  | Gunawan Krewol | Hari Budiono | Heru Kuntoyo  | Hasan Conang  | Invalid Urban | Ivan Sagita | Ireng Digdo iriyanto | Izmi Ardiansyah | Jaya Adi | Jumaldi Alfi | Joe Sidharta | Kawit Tristanto | Kharisma HI | Kurma Elda Gustriyanto | Mahaputra Vito Wikandhitya | MA.Roziq | Mufti Handayani | Muhammad Vilhamy | Najib Amrullah | Nanang Yulianto | Nandang Gawe | Naisya Amalia Suherman | Narsen Afatara  | Nasirun | Prabu Perdana | Purwa Aji | Qaddapi | Ramadhan Arif Fathur | Rais Zakaria | Rita Sutan Boengsoe | Romdon Hamdani | Seruni Bodjawati  | Sigit Purnomo Adi | Sigit Ramadhan | Sri Harjanto Sahid | Suatmadji | Subandiyo A Wiraga  | Sulistyo Budi | Surakarta Young Artis P  | Sutarno | Syaifudin Hafidz | Sylvester Adhikrama Herdianto | Targo Yuwanis | Tisna Sanjaya  | Tri Wahyudi | Wahyu Eko P  | Wara Anindyah | Yudha Sasmito  | Yonaz Kristy Sanjonas | Yoyok Sunaryo | Zulfian Hariadi | Zulhiczar Arie

INFORMATION

nonexpression2013@gmail.com
www.facebook.com/NonExpression
nonexpression2013.blogspot.com


Kamis, 19 September 2013

INFO PENTING

Pengumpulan karya Pameran [non]-Expression 2013 dimulai tanggal: 
8 Oktober 2013 - 15 Oktober 2013. 

Dengan alamat:
Taman Budaya Jawa Tengah (TBS)
Jalan Ir. Sutami 57 Kentingan
Surakarta - Indonesia.

Pengiriman Pada Jam Kerja

Apabila ada pengiriman karya diluar tanggal tersebut dan tanpa konfirmasi pihak panitia [non]-Expression 2013, kami tidak dapat menjamin kondisi karya anda. 

info lebih lanjut dapat menghubungi
081329098293 Fadjar Sutardi
085642333558 Emmanuel Putro P (PIN 25C8E907)

Kamis, 05 September 2013

INFORMASI SENIMAN UNDANGAN [non]-EXPRESSION 2013


YOGYAKARTA
Sri Harjanto Sahid | Wara Anindyah | Seruni Bodjawati  | Hari Budiono  
Tri Wahyudi |  AT.Sitompul | MA.Roziq | Dyah Yulianti | VA.Sudiro  
Nasirun |Suatmadji | Agus Suwage | Ivan Sagita | Jumaldi Alfi  
Deni Rahman |Edi Sunaryo | Alexander Nawang Seto

JAKARTA 
Najib Amrullah | Joe Sidharta 
Targo Yuwanis | Sutarno | Erwin Tri Herdarto

BANDUNG
Tisna Sanjaya  | Nandang Gawe | Invalid Urban

KLATEN
GM.Sudarta

SALATIGA
Didik SM

KUDUS  
Aka W Hidayat

SURAKARTA
Andrik Purwasito | Sigit Purnomo Adi | Arfial Arsyad Hakim  | Narsen Afatara 
Adam Wahida | Agussis | Choiri | Kawit Tristanto | Zulfian Hariadi  | Sulistyo Budi  
Hasan Conang | Yoyok Sunaryo  | Syaifudin Hafidz | Anang Sya'roni  

Senin, 19 Agustus 2013

PENGUMUMAN HASIL JALUR SELEKSI [non]-Expression 2013


Berdasarkan keputusan 
Panitia Seleksi Pameran Seni Rupa [non]-Expression 2013
dengan mengacu beberapa pertimbangan kuratorial, 
antara lain :

Penguasaan teknis, ekplorasi medium,
keunikan visual, gagasan/ide menarik,
proses pengeksekusian yang maksimal
serta pertimbangan perjalanan kekaryaan.

Maka panitia telah menyeleksi
38 aplikasi karya terpilih dari 58 aplikasi yang masuk
dalam data base panitia Jalur Seleksi.

Demikian ke 38 aplikasi karya tersebut:

1. Mahaputra Vito Wikandhitya : Yogyakarta
2. Kurma Elda Gustriyanto : Yogyakarta
3. Ayu Desianti : Yogyakarta
4. Yonaz Kristy Sanjonas : Yogyakarta
5. Zulhiczar Arie : Yogyakarta
6. Ramadhan Arif Fathur : Yogyakarta
7. Eldo Selva Octavianto : Yogyakarta
8. Bahaudin Aka “Udien” : Yogyakarta
9. Agung Muliana : Yogyakarta
10. Burhanudin Afiko : Yogyakarta
11. Rita Sutan Boengsoe : Yogyakarta
12. Qaddapi : Yogyakarta
13. Prabu Perdana : Bandung
14. Ahmad Syafii Harahap : Bandung
15. Sigit Ramadhan : Bandung
16. Muhammad Vilhamy : Bandung
17. Sylvester Adhikrama Herdianto : Jakarta
18. Amalia Permahani : Jakarta
19. Naisya Amalia Suherman : Jakarta
20. Yudha Sasmito : Cirebon
21. Gunawan Krewol : Surabaya
22. Bella Destia Lisnasari : Gersik
23. Romdon Hamdani : Magetan
24. Heru Kuntoyo : Madiun
25. Kharisma HI : Ponorogo
26. Wahyu Eko P : Wonogiri
27. Rais Zakaria : Wonogiri
28. Bhisonica : Pekalongan
29. Bambang Wijanarko : Pemalang
30. Ahmad Dardiri : Klaten
31. Purwa Aji : Semarang
32. Mufti Handayani : Semarang
33. Sugeng Wijayanto : Surakarta
34. Izmi Ardiansyah : Surakarta
35. Aditya Hadi Prayitno : Surakarta
36. Agus Susanto : Surakarta
37. Fandy Rais : Gorontalo
38. Fadil Aziz Al-Ghofar : Lampung


Selamat dan Terima Kasih atas Partisipasinya dalam [non]-Expression 2013

Kami tunggu kedatangan karya-karya anda.

Minggu, 14 Juli 2013

Prihal Pameran [non]-EXPRESSION 2013




[non]-EXPRESSION 2013 


Kata Non-Expression, dalam pameran ini sengaja dijadikan kosa kata yang berbalikan dengan arti letterlijk-nya, yakni: tanpa ekspresi. Tanpa, artinya tidak. Ekspresi, artinya ungkapan jiwa. Dari dua kata diatas dapat diartikan, seseorang perupa yang mengungkapkan sesuatu dengan tidak menggunakan perasaan dan pikirannya. Pembalikan makna kata diatas, sebagai pembuktian bahwa sesungguhnya tidak ada satupun seniman dimuka bumi ini dalam berkarya seni rupa “tidak” menggunakan ungkapan jiwanya. Artinya, apapun teknis,methode dan proses yang dilakukan para seniman dipastikan “tetap” menggunakan keseluruhan aktivitas jiwanya. Terlepas seberapa dalam dan seberapa jauh keterlibatan jiwa tersebut, tetaplah jiwa sebagai sumur kreasinya.
Dengan demikian kata Non Expression bukanlah kata yang mengarah pada kejumawaan, tetapi mengarah pada keotokritikan  bagi siapapun yang berkecimpung dalam kesenirupaan. Dilapangan memang muncul dua atau tiga bahkan banyak kepentingan baik dari yang menganggap dirinya ekspressif ataupun seniman yang dianggap tanpa ekspressif. Tetapi nyala kepentingan demi kepentingan  apapun akhirnya berjalan berdampingan sesuai tujuannya masing-masing seniman. Dari sini penghormatan terhadap berbagai kepentingan dapat dijadikan wacana. Hal tersebut dapat muncul dalam lapangan seni rupa, karena adanya kemajuan, kecerdasan, kelihaian, kepandaian, keintelektualan seniman dalam mengeksplorasi obyek dan non-obyek dizaman yang serba digital ini.  Alat dan sarana yang serba digital ini, memang dapat membantu jiwa senimannya dalam mengembangkan konsep dasar dalam berkesenian dengan cepat dan berlipat. Keberlipatan kecepatan terkadang oleh sebagian orang katanya dapat melupakan essensi dan subtansi keseniannya.
Benar tidaknya pernyataan ini, tidak lepas dari niatan masing-masing perupa. Disadari atau tidak, senang atau tidak, memang di era digital ini semua orang dapat dikatakan sebagai “seniman”. Dengan alat dan media yang dipunyainya seseorang dapat berkarya dengan hitungan hari dan bukan lagi hitungan bulan. Dalam berkarya di era digital ini, seniman terkesan tidak memerlukan  letupan-letupan emosionalnya dengan “belepotan” seperti perupa zaman konvensional dulu. Sehingga karya seni rupa yang diciptakan seniman zaman ini, oleh sebagian orang dikatakan kurang ekspressif, kurang menyentuh atau kurang memenuhi panggilan jiwa ketoknya ( pinjam jargon S.Sudjojono ).
Nah, dari sisi ini penyelenggaraan pameran Non-Expression diharapkan menjadi sarana perenungan, peninjauan ulang atas terjadinya “penganggapan-penganggapan” yang bersifat isu dan dapat menyesatkan. Pameran dengan sebutan Non-Expression ini, juga sekaligus menjadi media wacana bagi kita semua dan bukan hanya sebagai wahana apresiasi atas pergulatan-pergulatan batin kita sebagai seniman.
Sekali lagi kata Non-Expression, bukan semata-mata diterjemahkan secara harfiah, yang tafsirannya dapat dimaknai sebagai karya yang kosong, lesu, tak menggugah, kering, datar atau kata senada lainnya. Namun Non–Expression justru dimaknai sebagai kebebasan intelektual berdasarkan kreativitas yang menggugah, mengejutkan, sekaligus bernilai meditative-reflektif bagi perupanya dan bukan hanya mendasarkan pada kecerdasan intelektualitas subyektif belaka, tetapi didasarkan pada keterlibatan kecerdasan emosionalitas senimannya dengan penuh tanggungjawab sebagai pribadi maupun masyarakat yang melingkunginya. Keterlibatan emosiointelekto seniman dapat melahirkan kepribadian diri dan karya yang mempribadi, bukan meniru pribadi orang lain atau mungkin bangsa lain. Non-Expression, tidak membatasi kreasi para peserta, justru diharapkan dapat mengembangkan kemungkinan kreasi-kreasi sebebas-bebasnya dalam hal konsep dan teknik yang mengawalnya, sepanjang sesuai dengan nilai-nilai ke-indonesiaan kita. Selamat berkarya dengan sebebas-bebasnya.Nuwun.

Surakarta, 23 Mei 2013
                Penyelenggara pameran,
Kelompok Pintu Mati
Taman Budaya Jawa Tengah








SYARAT DAN PENDAFTARAN

    1.                 Mengisi Formulir seniman [non]-EXPRESSION 2013
                2.                   Karya yang akan dipamerkan maksimal hanya 1 buah            
                3.                   Karya yang disertakan memiliki ukuran maximal sebagai berikut:
·         Karya 2 dimensi :  maksimal 3m
·         Karya 3 dimensi : minimal diameter  50 cm dan maksimal tinggi 1.50 cm
             ·         Karya instalasi  : maksimal 3m x 3m di perbolehkan memilih ruang indoor dan outdoor dengan format vertikal     ataupun horizontal. Karya jenis lainnya menyesuaikan denga tempat/ruangan yang ada.




                 4.                   Porfolio dan karya (dalam bentuk softcopy/data)
·         CV update seniman tiga (3) tahun terakhir
format file: Microsoft Word/Notepad/Open Office
·         Fotokarya 2D/3D/Instalasi (maksimal 5 foto/karya)
1.       Format file JPEG 300 DPI (ukuran sisi terpendek minimal 2400 pixel)
2.       Konsep karya minimal 200 kata (format Microsoft Word/Notepad)
3.       Mencantumkan keterangan/data karya di bagian bawah foto karya meliputi: Nama seniman, Judul karya, Material/Media, Ukuran (dalam cm), Tahun pembuatan. (contoh dibawah)



·         Karya 3 dimensi/patung/instalasi : wajib melengkapi base/dudukan karya dan rancangan display
·         Karya Video Art : Format DVD - PAL (720 x 576), serta rancangan display, kumpulan dalam bentuk DVD lengkap dengan keterangan karya di bagian cover DVD: (Nama seniman, Judul karya, Material/Media, Durasi, Tahun pembuatan)
·         Karya Performance Art : wajib menuliskan durasi waktu, perlengkapan yang digunakan dan mekanisme detail Performance dalam bentuk tulisan (format Microsoft Word/Notepad)

5.                  Portfolio karya dikirimkan via Pos atau Email kealamat:
                                Sekretariat [non]-EXPRESSION 2013
                                a.n. Nanang Yulianto
                                Kismorejo  RT. 04 RW. 07
                                Jaten, Karanganyar-Surakarta
                                Jawa Tengah-Indonesia,

                                Phone     :  081329098293 Fadjar Sutardi
                          085642333558 Emmanuel Putro P  (PIN 25C8E907
                                Email       : nonexpression2013@gmail.com)
                                Page FB  : http://www.facebook.com/NonExpression

Semua formulir paling lambat diterima panitia tanggal 30 Juli 2013
Pengumuman hasil seleksi selambat-lambatnya pada tanggal 20 Agustus 2013 via email  atau di Page Facebook kami  http://www.facebook.com/NonExpression





KETENTUAN TAMBAHAN

A.      BAGI PESERTA PAMERAN

Calon peserta terdiri dari para perupa perorangan atau karya kolaborasi yang diundang oleh panitia atau mendaftar sendiri secara langsung atau lewat email, dikenakan kontribusi minimal sebesar Rp.50.000,- paling lambat diterima tanggal 20 Agustus 2013 setelah hasil seleksi diumumkan, dengan cara mentransfer ke rekening :  BNI Cabang Surakarta No.Rek : 0111706475 a.n. Nanang Yulianto.


B.       KARYA PESERTA
1.   Pengerjaan dan penyiapan karya adalah tanggung jawab peserta.
2.  Karya yang diajukan untuk dipamerkan merupakan karya yang dibuat pada tahun 2012-2013
3.  Karya yang dipamerkan merupakan respons dari tema [non]-EXPRESSION 2013
4.  Media dan teknik pembuatan karya tidak mengikat/BEBAS dan tidak mengandung unsur  SARA
5.  Pilihan ukuran, materi dan bentuk karya yang bersifat KHUSUS harus dibicarakan dengan pihak panitia pameran.

C.       DISPLAY RUANG KARYA
 1.       Tempat penyelenggaraan di  Taman Budaya Jawa Tengah (TBS) Jl. Ir Sutami 57 Kentingan Surakarta





2.   Displai ruang karya adalah hak dan tanggung jawab panitia pameran
3.   Pemilihan space yang tersedia dapat dipilih peserta dengan persetujuan panitia
4.   Pemasangan atau display karya yang bersifat khusus akan didiskusikan panitia dengan pihak
      perupa/peserta yang bersangkutan.                 
5.   Pengadaan alat yang digunakan untuk presentasi karya adalah tanggung jawab masing-masing
      peserta yang menggunakannya

6.  Space untuk pendisplay-an karya terdiri dari beberapa titik, yakni:
o    Dua gedung ( galeri besar dan galeri kecil )  untuk karya yang bersifat indoor
o    Satu lapangan yang terletak didepan pendapa agung TBS, untuk karya yang bersifat outdoor
o    lingkungan sekitar kompleks galeri besar dan galeri kecil


D.      RANGKAIAN KEGIATAN
         Kegiatan pameran akan dilengkapi oleh rangkaian kegiatan :
         Diskusi/Sarasehan: Refleksi Perjalanan Seni Rupa Indonesia
                Pembicara dan moderator menyusul